Minggu, 19 September 1999

Kegadisannya hilang disaat kelas 2 Sma

Berawal dari perkenalanku dengan seorang ABG cantik namanya Anita yg kala itu sering lewat di tempat tongkronganku,  biasa dipanggil nita saat itu dia masih duduk di kelas 2 (SMA 4)  adapun saya sendiri waktu itu sudah lulus SMA dan kuliah baru semester 3.

Kami dipertemukan dijalan ciwangi dan beberapa kali kami sengaja janjian buat ketemuan di jalan mayawati lalu makan bareng di mie ayam Smea sampai akhirnya saya coba nembak ngajak jadian dan ternyata dia menerimanya.

Baru seminggu jadian, waktu itu aku ajak dia jalan kemudian kami mampir nge bakso di daerah belakang lapang merdeka, saat itu mulai magrib sedangkan diluar ternyata hujan dengan derasnya akhirnya kami sepakat untuk diam sementara disitu.

Lama kelamaan aku ga enak kalo terlalu lama di tempat tersebut oleh karena itu aku memutuskan untuk mencari tempat utk berteduh supaya ga kedinginan dan aku baru ingat managerku sebut aja si abang kebetulan waktu itu ngekost didaerah gg veteran ga jauh dari lokasi.

Akhirnya seiring hujan yang mulai agak reda, aku ajak nita ke kostan si abang sekalian mengenalkannya, tapi sesampainya dikostan ternyata si abang ga ada ditempat lalu aku telp ternyata dia lg ada keperluan nganter pacarnya dan mungkin pulangnya agak maleman trs katanya kalo mau nunggu atau mau masuk ambil aja kunci kamarnya ada diatas pintu tapi lampunya mati katanya.

Aku dan nita saat itu ga ada pilihan lain karena ternyata hujan kembali turun dengan derasnya maka akhirnya kami masuk kedalam dan kami gelap2an didalam kamar kostan.

Dan momen tersebut aku pergunakan sebaik2nya dan entah bagaimana awalnya tiba2 kami udah saling berpelukan, berciuman dan bercumbu di atas kasur kamar kostan.

Untuk seukuran anak SMA payudara nita bisa dikatakan diatas rata-rata, memiliki toket gede alias toge, aku sangat bernafsu sekali maka ku masukan tanganku kedalam kaos dan bh nya lalu meremas2nya, saat itu nita hanya terdiam dengan nafas yg mulai  terdengar menderu disaat tanganku meremas-remas kedua buah dadanya yang montok sambil tak lupa kuciumi sekitar lehernya.

Aku coba utk menanggalkan pakaian atasnya supaya aku bisa leluasa meremas serta menciumi buah dadanya, namun saat itu nita berontak menolak dengan alasan malu katanya (padahal saat itu keadaan gelap dikamar).

Aku tak kehabisan akal, maka ku tarik kaosnya ke atas kemudian bh nya jg sehingga kedua payudara montoknya menyembul keluar yg kemudian langsung aku lahap dengan buasnya.

Aku ciumin payudaranya yang sebelah kiri lalu aku kulum putingnya dan sesekali menghisapnya dengan lembut, sedangkan tangan kananku meremas2 payudaranya yg sebelah kanan sambil sesekali memilin2 puting susunya yg semakin merekah.

Sepertinya nita semakin jadi tidak karuan dibuatnya, nafasnya makin memburu dan sebaliknya aku pun semakin bernafsu sehingga keadaanku saat itu semakin tak terkendali, aku mulai kehilangan akal sehat dan yang terbersit dalam pikiranku saat itu hasrat ingin segera menyetubuhinya.

Nita mungkin ga menyadari ketika tangan kananku mulai menjalar ke bawah menggerayangi daerah selangkangannya, kucengkeram dan gesek2an telapak tanganku di pangkal pahanya yang masih tertutupi oleh celana jeans.

Ketika aku coba utk membuka kancing & resleting jeans nya baru nita seakan tersadar, secara spontan tangannya memegang tanganku dengan kuat dan berontak untuk menghalangi usahaku yang sedang mencoba utk menanggalkan celana jeans nya.

Aku yang saat itu sudah semakin tak terkendali terus memaksa meskipun nita bilang, "jangan,, jangan,," namun dengan sekuat tenaga akhirnya aku berhasil melepaskan kaitan kancing serta menurunkan releting jeansnya dan seketika itu juga aku langsung  susupkan tangan kananku kedalam celana dalamnya sehingga menyentuh vaginanya yang ternyata udah agak basah dan dirimbuni oleh bulu bulu yang cukup lebat disekitarnya.

Nita pun pasrah sambil mendesah "Akhhh,,," saat bibir belahan vaginanya mulai merasakan gesekan jari jemari tanganku yang menyusup didalam celana dalamnya. lalu secara diam2 aku pun mengeluarkan burung dari sarangnya kemudian menuntun tangan nita untuk menggenggam batang kemaluanku.

Nita sempat kaget saat menyentuh batang kemaluanku yang sudah sangat tegang sekali dan ternyata hal itu membuat nita semakin tegang. Bersamaan dengan itu aku mulai kobel kemaluan nita yang lama2 semakin basah, becek dan sepertinya nita jg sudah mulai terangsang hebat, adapun batang kemaluanku digenggamnya dengan erat, membuatku semakin ga kuat untuk menahan syahwat.

Aku mulai menggeser posisi lalu duduk di depan nita yg terbaring terus kutarik celana jeans sekaligus celana dalamnya hingga melorot kebawah dan memang pada saat itu, awalnya nita berontak namun karena nasfu saya sudah tak terkendali maka dari itu aku terus memaksanya hingga akhirnya aku berhasil menurunkan celana sekaligus celana dalamnya sampai lutut. sekilas samar samar kulihat gundukan yang tertutupi oleh bulu hitam yang cukup lebat.

Tanpa pikir panjang langsung ku angkat kedua kakinya sehingga mengangkang ke atas, ku genggam batang kemaluanku yang daritadi sudah sangat keras, lalu menuntunnya serta menempelkannya ke bibir memeknya nita, terus aku gesek-gesek sebentar kepala kontolku pas tepat di belahan memeknya nita,  beberapa saat kemudian aku mulai menekannya lalu menghujamkan kontolku dengan sekuat tenaga.

"Awwww..." nita menjerit saat batang kontolku merobek lobang memeknya.
"Brreett... Brretthh.."  perlahan2 tapi pasti batang kontolku menyeruak masuk kedalam lobang memek nita yang terasa sangat sempit sekali dan kutekan terus kontolku sampai mentok didalam memeknya.

Nita sepertinya sangat tegang namun pasrah dengan keadaan saat itu, dia hanya mampu mencengkeram kedua tanganku dengan erat, sepertinya sudah tidak bisa lagi berontak karena kedua kakinya terkunci oleh kedua tanganku yang bertumpu dikasur sambil mengapit di kedua kakinya.

Nita mendesah saat kugenjot pantatku sehingga kontolku mulai keluar masuk mengocok memeknya, awalnya kontolku agak sedikit ngilu karena lobangnya masih terasa peret dan sempit, tapi lama kelamaan jd licin terbasuh oleh cairan beningku serta cairan kewanitaannya. Lalu aku menggenjotnya  dengan sangat bernafsu sekali dan hal itu membuat tubuh nita terhenyak-henyak.

Kocokanku semakin cepat dan itu membuat nita merintih, entah itu karena merasa nikmat atau kesakitan, entahlah yang jelas saat itu aku fokus ngentotinnya, karena jujur aja pada awalnya aku memang sudah sangat bernafsu sekali kebelet pengen ngewe ma nita makanya aku kehilangan kendali.

Kurang lebih sekitar 15 menit tiba2 dari dalam tubuh bagian bawahku terasa seperti ada suatu desakan yang akhirnya membuat bobol pertahanan, kontolku mulai berdenyut-denyut dan tak lama kemudian menyemburkan cairan mani yang cukup banyak  didalam lobang memeknya nita.

"Ouuuggkhh... Sssshhh" sangat nikmat sekali.
"Awww..." Jerit nita kaget.

Selang beberapa saat kemudian kami sama2 merapihkan pakaian lalu bergegas pergi meninggalkan kostan untuk pulang dan besoknya si abang bilang kalo spreinya banyak bercak darah dan aku ga bisa mengelak akhirnya aku bilang bahwa aku nyetubuhi nita yang ternyata masih perawan.

Setelah kejadian itu hubungan kami semakin lengket namun kami ga bisa sering melakukan persetubuhan karena saat itu kami hanya bisa melakukannya di  kostan dan itupun kalo yg punya kost-annya lagi diluar serta meminjamkan kunci kamarnya.

Seperti saat itu si abang yang punya kost-an katanya mau ada keperluan pergi keluar kota lalu meminjamkan kunci kamarnya dan seperti biasa kunci nya disimpan ditempat biasa katanya.

Akhirnya aku hubungi nita lalu mengajaknya ke kostan untuk menyetubuhinya, dan kami kembali ngewe tapi tidak seperti awal sebelumnya, kali ini kami ewean dengan santai malah dalam keadaan tubuh kami sama-sama telanjang,

Seakan dunia milik berdua saat itu kami ngewe sepuasnya, mencoba semua gaya dari mulai posisi standar yakni aku diatas sedangkan dia di bawah (misionaris) lalu aku suruh dia di atas menduduki bagian daerah selangkanganku dan jongkok sambil mengocok batang kontolku (WOT), terus akj coba entot juga dari belakang (Doggy Style).

Sampai tak sadar ternyata saat itu aku udah dua kali naik dan dua kali muncratin air maniku didalam memeknya, adapun sebaliknya nita sendiri menurut pengakuan saat itu dia ga tau berapa kali memeknya berkedut2 sambil menyemburkan cairan kewanitaannya.

Seingat dia katanya pas yang terakhir sebelum aku muncrat untuk yang kedua kalinya, saat itulah dia merasakan seakan ada ledakan yg sangat kuat dari dalam lobang memeknya namun berbeda dengan sebelumnya kali cukup dahsyat sehingga tubuhnya mengejang, kedua kakinya mengangkang lalu akhirnya kelojotan, adapun dari dalam rongga memeknya terasa berdenyut2 kencang sambil menyemburkan cairan dan aku bilang kalo itu yg dinamakan dengan puncak klimaksnya.

Minggu depannya kami sempat dua hari berturut2 ketemuan lagi di kostan hanya untuk sekedar ewean dan sepertinya nita mulai semakin ketagihan tapi apa daya karena kemudian hari2 berikutnya pacar si abang ternyata suka ada terus di kostan jadi kami ga bisa ikut ewean.

Hari demi hari terlewati hubungan kami mulai sedikit hambar, tanpa ewean karena setiap kali dia ngajakin ketemuan aku hanya bisa menemaninya sekedar jalan atau makan,  lama kelamaan hubungan kami jadi mulai berantakan apalagi saat itu ku dengar kabar bahwa nita sering jalan ma cowok lain dan seringkali terlihat berduaan di dalam mobil.

Awalnya nita berusaha mengelak setiap kali aku tanyakan kebenaran kabar tersebut namun akhirnya dia mengaku juga kalo dari kemarin dia kembali jadian sama mantan pacarnya dengan alasan kasihan serta ga enak sama.keluarga si cowoknya, tentu saja aku sangat cemburu mendengarnya dan pikiranku mulai berkecamuk bahwa Nita pastinya dari kemarin udah sering di entotin juga baik itu saat lagi berduaan di rumah maupun saat lagi didalam mobil.

Namun percuma mau marah2 juga toh cewek kan ga cuma satu, begitu pikirku saat itu dan kebetulan saat itu aku punya kenalan seorang dancer namanya Restu (nanti setelah ini saya ceritakan kisahnya) maka akhirnya tanpa pikir panjang aku pacarin Restu yang memang sudah lama memberikan sinyal suka kepadaku.

Lalu aku berpikir untuk segera putus dengan nita karena aku bilang ma restu kalo kami sudah resmi udahan, maka hari itu aku ajak nita buat ketemuan karena ada hal yg sangat penting yg harus disampaikan, akhirnya kami ketemuan di jalan lalu aku ajak ke kostan supaya ngobrolnya nyaman namun sesampainya di kostan kami ga bisa masuk kamar karena saat itu kamarnya terkunci sedangkan kuncinya kebawa ma pacarnya si abang.

Setadinya kami mau segera beranjak pergi namun tiba2 saat itu hujan turun dengan derasnya, membuat kami mau tidak mau harus diam diluar kamar, pada saat itu nita sepertinya kedinginan maka aku langsung memeluknya.

Seakan lupa dengan apa yang direncanakan, saat itu tanganku malah menggerayangi bagian2 vital tubuhnya nita, tau tau yang sebelah tanganku sudah menyusup kedalam kaosnya, meremas2 kedua susunya yg montok. Sedangkan tanganku yg satu lagi menyusup ke dalam celana jeansnya, bergerilya di sekitar selangkangannya, lalu mengobok2 memeknya yg masih terbungkus oleh celana dalam.

Lama kelamaan nita jadi sange begitupun sebaliknya denganku lalu aku mengajaknya masuk kedalam wc kostan yg berada diatas, dan setelah menutup  pintu serta menguncinya dengan rapat, buru2 aku tanggalkan celanaku yg tanpa memakai kolor, lalu aku pelorotkan juga celana jeans yg nita pakak sehingga saat itu bagian bawah kami sudah sama2 telanjang.

Nita menahan nafas saat melihat batang kontolku yang sudah tegang, berdiri tegak seakan menantang, begitupun denganku yg makin sange saat memek tembemnya nita yg terbalut oleh jembut yang lebat mulai nampak di depan mata. Akhirnya aku dorong tubuh nita hingga bersandar di tembok wc lalu aku mulai arahkan kontolku ke lobang memeknya.

Tanpa buang waktu lagi aku langsung hujamkan batang kontolku hingga amblas, terbenam serta masuk separuhnya didalam lobang memeknya nita, lalu aku tekan lagi dengan sekuat tenaga sampai akhirnya batang kontolku mentok didalam memeknya nita. Ku diamkan sejenak sambil coba mengangkangkan kedua kakinya lalu aku mulai maju mundurkan pantatku sehingga kontolku keluar masuk didalam memek nita yang sudah mulai basah.

Saat itu kami ngentot dengan posisi berdiri saling berhadapan dan kurang lebih 15 menit kami ngewe di dlm wc kostan sampai tubuh kami makin belingsatan dan pada akhirnya sama2 mengejang, sebelumnya nita bilang jangan keluarin didalam krn katanya dia lagi dalam keadaan masa subur, namun aku seakan tak menghiraukannya, dengan penuh nafsu birahi campur emosi aku terus entot memeknya sampai akhirnya kontolku muncratkan air maninya yg cukup banyak didalam memeknya nita.

Setelah itu kami merapihkan pakaian masing2 dan kami keluar dari wc, ternyata hujan udah mulai reda, seakan baru ingat dengan rencana semula akhirnya saat itu juga aku bilang ke nita bahwa sejujurnya aku juga sudah punya pacar lagi, dan aku bilang aku sudah jadian ma yg namanya restu.

Mendengar kabar tersebut nita sepertinya sangat marah karena baru aja beres di entot aku baru ngomong, dan tak ayal lagi aku pun kemudian langsung diputuskan oleh Anita saat itu juga, meski saat itu hujan tinggal gerimis namun nita berusaha menerobosnya untuk meninggalkanku dengan salam perpisahan sebelumnya, maka berakhirlah kisah kasih kami.

Dari saat itu sampai sekarang aku belum pernah lagi bersua dengannya baik itu di dunia nyata maupun dunia maya namun beberapa kali aku mendapat titipan salam darinya lewat tetangganya yang kebetulan temanku dari dulu dan akhirnya aku mendapat kabar bahwa nita sudah menikah dan mempunyai seorang anak.

Itulah kisah percintaanku bersama Anita yang berpacaran denganku  mungkin setadinya karena pelampiasan lalu tanpa sengaja kebablasan akhirnya terenggut kegadisannya olehku terus kemudian malah kembali lagi ke pacar sebelumnya, namun akhirnya menikahnya sama orang lain.

0 komentar:

Posting Komentar