Cerita ini berawal disaat waktu saya masih menjadi pemain band cafe di salah satu pub yang bernama Grand Apple di belakang Galaxy Billiard yang kini sudah berubah menjadi Hero (McDonald), saya berkenalan dengan seorang cewek hitam manis namanya Dewi, dia Waitress pub yang sering memberikan jamuan semacam Bir dll setiap kali kami ngisi acara di Pub tsb.
Di minggu ketiga (malam sabtu) pas disaat break session pertama seperti biasa dia menghampiri meja tempat dudukku bersama teman2 player yang lain dan saat itulah pertama kami kenalan dan dia coba meluangkan waktu untuk ngobrol denganku lalu mengundangku untuk main ke Kost-annya yang katanya didaerah kebon kelapa, dan kebetulan besok dia libur.
Besoknya sekitar jam 12 siang saya maen ke kost-annya, saat itu dewi mempersilahkanku untuk langsung masuk ke kamarnya dan setelah masuk ke dalam kamar aku sempat deg2an saat dewi mengunci pintu kamarnya karena ternyata dikamar itu cuma kami berduaan dan lebih menegangkan saat itu dewi hanya memakai pakaian atas berupa tanktop atau model you can see yang ketat tanpa memakai BH, sedangkan kedua payudaranya berukuran besar sehingga tentu saja tonjolan serta puting nya nampak nyeplak di balik tanktop yang dipakainya, adapun pakaian bawahnya saat itu dewi memakai rok mini yang tipis sehingga disaat dia bergerak atau merubah posisi duduk seringkali segitiga celana dalamnya yang berwarna putih kelihatan.
Jujur aja saat itu saya mulai tak bisa mengontrol diri, karena batang kemaluanku spontan berdiri dan akhirnya saya memberanikan untuk ngobrol menjurus seputar seks dan dia ternyata melayaninya dengan antusias dan kami waktu itu saling jujur kalo kami udah sama2 pernah melakukannya dengan pacar/mantan (waktu itu dia sudah punya pacar tapi kerja diluar kota sedangkan saya baru putus bbrp bulan yg lalu)
Akhirnya karena mungkin kita mulai sama2 bernafsu, entah bagaimana pertamanya tau-tau kita udah saling berciuman dan dia memainkan lidah dengan ganasnya. sementara itu tanganku yang sebelah kanan menyusup kedalam tenktopnya lalu meremas2 kedua susunya yang montok secara bergantian, ga lama kemudian tanganku turun menjalar kebawah menyusup kedalam rok mininya lalu menggesek2an jariku di vaginanya yang kala itu masih terbalut oleh cangcut yang terasa semakin lembab, sambil tetap berciuman kemudian saya masukkan tangan saya kedalam celana dalamnya dari sisi bagian bawah sehingga tangan saya akhirnya dapat menyentuh bulu memeknya yang lebat dan menyusuri lobang memeknya dewi yang saat itu ternyata sudah basah.
Saat itu tanganku menyelinap masuk lewat sebelah sisi celana dalamnya bagian bawah, lalu jari jemariku mulai mengobok2 bagian vital selangkangannya, aku gesek2 bibir permukaan memeknya yg basah lalu aku colok lobangnya dengan kedua jariku lalu mengobel2nya sambil tanganku yang satu lagi menarik tangktopnya ke atas sehingga kedua susu dewi yang gede menyembul keluar dan aku langsung meremasnya, menciuminya, menghisap serta mengulum puting susu nya yang semakin mengencang dan hal itu tentu saja membuat dewi menjadi merem melek dibuatnya.
Namun alangkah sialnya tiba2 kami dikagetkan oleh suara cewek dari luar yang memanggil dewi, spontan kami pun menghentikan aktivitas kami sejenak. “iyaaa.. tunggu bentar” jawab dewi sambil dia bergegas merapihin pakaiannya lalu beranjak menemui orang yang memanggilnya diluar, kedua mereka mengobrol sebentar dan tak lama kemudian dewi masuk lagi lalu katanya barusan si bibi kostan ngasih tau katanya ada Oomnya datang dan nanyain di luar terus dewi suruh ke si bibi supaya Oomnya nunggu di ruang tamu soalnya dewi nya mo mandi dulu, begitu katanya, hmm Oom apa Oom begitu pikirku saat itu.
Aku yang daritadi sudah sangat bernafsu tentu aja kecewa krn aku pikir saat itu semuanya jadi buyar dan kena tanggung, namun aku terhenyak saat tiba2 dewi memelukku, menciumiku lalu berbisik “cepet masukin kontolnya say, dewi udah ga tahan pengen dientot ma kontol km tp jgn lama2 ya say” Wooww mendengar dewi bilang begitu tentu saja membuatku jadi senang dan sungguh sangat membuatku bergairah dan semakin deg2an, lalu tanpa buang2 waktu lagi langsung aku rebahkan tubuhnya di ranjang, menyingkapkan rok mininyaseraya mengangkat kedua kakinya keatas lalu setengah dilipatkan hingga kedua lututnya bertumpu di perutnya maka terpampanglah dengan jelas cangcutnya yang berwarna putih dengan gundukan hitam didalamnya nyeplak oleh bulu yang cukup banyak.
Melihat pemandangan yang sangat indah didepan mata itu membuatku semakin terangsang, langsung kutarik kain cangcut bagian sisinya ke tengah sehingga bibir memeknya kini terlihat jelas lalu aku pelorotkan celanaku sampai paha, terus kugenggam batang kontolku yang semakin menegang dan langsung mengarahkannya ke lobang yang terbalut oleh bulu2 hitam yang cukup lebat, setelah kepala kontolku menempel tepat di bibir memeknya dewi saat itu langsung aku tekan kedalam sehingga batangnya pun perlahan lahan mulai menerobos masuk ke dalam lobangnya tanpa kesulitan apalagi dengan posisi kedua kaki dewi yang mengangkang lebar saat itu tentunya cukup mudah bagiku untuk menemukan serta memasukan batang kontolku kedalam lobang memeknya.
“Sshhh.. Oughhh.. Aww..” dewi mengerang saat aku tancapkan kontolku kedalam memeknya.
“ kenapa,, sakit bukan?” tanyaku.
“Sssh,, nggaa say,, enaa,,kk.. akhh” jawabnya lirih.
“Mmmhh…” aku hanya bisa bergumam saat kurasakan dinding memeknya memijat2 batang kontolku yang sudah amblas seluruhnya didalam lobang memek dewi saat itu.
Setadinya aku pengen agak sedikit lamaa ngewe di kostannya namun karena mungkin saat itu waktunya terbatas maka seakan diburu oleh waktu saat itu aku genjot sekuat tenaga sehingga batang kontolku keluar masuk dengan cepatnya di lobang memek dewi dan hal itu tentu saja membuat kami semakin merasakan kenikmatan dengan disertai desahan, racauan serta erangan dan akhirnya mengejang, kelojotan sambil mengeluarkan cairan.
“Ssshh uukh..uhhh Ssshh” dewi mendesah sambil menggoyangkan piunggulnya.
“Enakkk ga sayy” tanyaku sambil terus menggenjotnya dari atas
“Ssshh,, ukh,, ukh,, Niik..maaatt,, Yaann…nkk,, Ukhhh,,”. jawabnya lirih.
“Entoo..oott trruussh,, sshh,, trusss.. sshh.. Akh..Akh…” Racaunya dewi saat itu.
“Naah., gini bukaaan.. Arggh ” ujarku seraya mempercepat kocokan batangku di lobangnya.
“Ukkhh..Akkhh, iiiyaa, gituuu yankkk.. Entottt trusshhh” racaunya lagi
“Bentar lagi mau keluar nih aku yankk.. okkh” kata dewi memberitahuku
“Mhhh barengan ya keluarnya..keluarin didalam apa diluar” tanyaku kepada dewi
“Iyyyaaa.. keluarin bareeeng,,didaleem saa,,jaaa yank.. ukh ukh akkhh” jawab dewi
“Aaa..aa..kuu,, kee,,luarrrrsssh..saayy..Akhhhh…Akhhhh” Jeritnya sambil kedua tangannya mencengkeram pundakku serta selangkangannya menghentak2 menekan ke atas lalu tubuhnya mengejang serta kelojotan.
Adapun sebaliknya akupun rasanya sudah tidak kuat lagi menahan dorongan birahi yang semakin memuncak saat itu, apalagi saat kurasakan dinding memeknya berkedut kedut sambil memancarkan cairan dan membanjiri liang kewanitaannya lalu nampak cairan putih agak kental perlahan2 keluar menempel dibatang kontolku yang semakin keluar masuk dengan cepatnya dan akhirnya menegang dan berdenyut kencang.
“Oghhhhh… Shhhh Ughhh…” aku menggeram saat kurasakan suatu beban dari dalam yg mulai semakin mendesak keluar serta tak tertahan lagi, akhirnya cairan maniku menyembur, keluar, muncrat, tumpah banyak didalam membanjiri rongga memeknya dewi yang saat itu sudah becek dan masih kedutan.
“Arrghhh aku juga,, keluaaarrrssh ssayy Ouggh” pekikku tak tertahan,
“Shhh oukkh,,, bucatiiiin yaankkk,,, bucatiiin aja didaaalamm,, Ouwwh sshh” Timpal dewi saat itu.
“Croottt..Crotttt…Crooooot” akhirnya kontolku menyemburkan air maninya di dalam memek dewi dan setelah itu kemudian tubuhku ambruk diatas tubuh dewi dengan batang kontol masih menancap didalam lobang memeknya, sedangkan dewi saat itu memeluk erat tubuhku dengan kedua kaki dilipatkan dikedua kakiku seakan2 tak sudi melepas batang kontolku dari memeknya yang terus2an berdenyut2.
Saat itu kulihat dewi mengucurkan air mata, saat aku tanya kenapa dia menggelengkan kepala dan bilang katanya dia sangat bahagia ngewe ma aku meski secara KILAT kurang lebih 20 Menitan lalu Dewi jg bilang kalo saat itu dia dalam keadaan masa subur sedangkan tadi aku mengeluarkan air maniku banyak di dalam terus katanya aku ga perlu khawatir kalopun sampai “jadi” dia ga akan minta pertanggung jawabanku karena dia bulan depan mau nikah sama pacarnya yang sudah melamar dua bulan yang lalu. dia minta persetujuanku untuk mengizinkannya dan akupun menganggguk dan kami sama2 bergegas mandi, berpakaian dan akhirnya aku mohon pamit pergi lewat pintu belakang sedangkan dewi menemui pamannya di ruang depan.
Setelah kejadian itu aku ga pernah ketemu dia lagi sampai saat ini karena di minggu terakhir saya mengisi acara dia tidak masuk, kata temennya sih dewi udah resign alias keluar dari kerjaan kemarin dengan alasan mo pindah keluar kota dan menikah katanya.itulah cerita seks kilat aku bersama dewi si gadis hitam manis yang kini entah dimana keberadaannya.
Minggu, 16 Juni 1996
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar