Tepatnya saya sudah lupa mungkin sekitar tahun 94 dimana kala itu saya msh duduk di bangku kelas 1 sma dan saya mempunyai pacar kelas 3 smp yang bernama shanty.
saat itu meskipun kami bisa dikatakan masih abg tapi hubungan pacaran kami sudah selayaknya orang dewasa, hampir setiap hari ketemu, jalan2, makan , nemenin saya maen billiard, latihan band sampai bobo bareng.
Saat itu saya sering bolos sekolah dan nongkrong di tempat “si Babeh” (tukang bubur sari rasa daerah gg ajid-dago) yg kebetulan deket dengan sekolah shanty (smp2) dan disanalah kita sering janjian ketemu dari cuma sekedar ngobrol2 sampai akhirnya seringkali di tempat itu secara diam2 saya ciumi serta gerayangi bagian2 vital tubuhnya.
Setiap kali saya cium dan sentuh tubuhnya shanty hanya diam pasrah dan mungkin menikmatinya saat kedua payudaranya saya remas2 secara bergantian lalu hal yg paling saya suka lakukan saat itu adalah memasukan sebelah tangan ke dalam rok seragam smp nya, dari mulai mengusap2 disekitar pahanya terus naik dan naik lagi lebih atas mengusap2 celana dalam yg dipakainya sampai terasa lembab kemudian jari jemariku mulai menyusup kedalam dan menyentuh vaginanya yg mulai basah dgn cara menarik bagian sisi celana dalam bawahnya.
Awalnya sih dia ga mau disentuh bagian bawahnya namun dengan segala cara dan rayuan mautku saat itu akhirnya dia mengizinkannya, pertamanya saya cuma berani menyentuh dan sekedar menggesek2an jemariku di belahan vaginanya, namun lama kelamaan saya penasaran untuk memasukan jemariku kedalam lobangnya dan ahirnya secara perlahan tapi pasti saya mulai tekan satu jari (tengah) ku kedalam lobang vaginanya yg semakin basah.
Saat itu kebetulan di tempat sari rasa “si babeh” sepi dan kami biasa mojok di ujung dan shanty memelukku dengan eratnya sewaktu jari tengahku mulai memasuki daerah lubang kewanitaannya. dia sempat terpekik namun kemudian ditahannya krn takut kedengaran orang lain dan akhirnya dia cuma bisa terdiam pasrah sambil menggigit bibirnya ketika jari tengahku mulai mengobel2 memeknya yg semakin basah.
Kami sering melakukan aktivitas seks sebatas kissing, necking sampai petting di berbagai tempat samai pada suatu ketika saat itu entah darimana datangnya ide gila itu. saya ajak dia ke toilet di kantor telkom seberang jogya dept store yg kebetulan ke bawah dan saya pikir saat itu pastinya sepi dan jarang ada orang yg kesitu selain pegawai telkom dan disitulah pertama kalinya saya mencoba intercouse alias ml sambil berdiri.
Saat itu saya duluan yang masuk ke dalam toilet yang letaknya di bawah kantor telkom kemudian selang beberapa menit kemudian dia menyusul dan ikut masuk kedalam toilet dan diruangan itu kami berpelukan dimabuk cinta, saling berciuman dengan ganasnya dan kedua tanganku silih berganti meremas2 kedua payudaranya yg masih kenyal. tak lama kemudian aku mulai copot kancing baju seragamnya satu persatu sampai akhirnya terbuka dan terpampanglah kedua payudara yg msh kecil dan kenyal terbungkus oleh kaos sangsang (waktu itu mungkin krn msh smp dia ga pernah memakai BH).
Saya grepe silih berganti kedua payudaranya, lalu saya ciumi dan saya kulum puting susunya yg msh imut, shanty menggelinjang sambil membusungkan dadanya, pada kesempatan itu tangan saya yg sebelah mulai melepaskan celana seragam sma yg saya pakai saat itu, melorotkannya sampai kebawah lutut dan karena saya tidak pernah memakai kolor maka otomatis kontol saya yg sudah sangat ngaceng menyembul keluar dan ingin masuk kedalam serangkanya.
Tanpa pikir banyak kemudian saya singkapkan rok seragam smp nya keatas, lalu saya pelorotkan celana dalamnya yg saat itu berwarna putih sampai akhirnya terlepas dan hanya menempel di betis kirinya. karena badan shanty lebih tinggi dariku maka aku coba mensejajarkannya dan aku bukakan kedua kakinya dengan kedua kakiku supaya mengangkang lebar dan setelah kontolku terasa pas berada tepat didepan belahan memeknya maka saya coba untuk mulai memasukinya.
karena mungkin saat itu shanty masih perawan maka aku kesulitan saat coba memasukan kontolku kedalam memeknya apalagi saat itu dengan posisi berdiri saling berhadap2an, namun dengan kegigihanku saat itu akhirnya perlahan-lahan kepala kontolku mulai membelah bibir vaginanya lalu menerobos masuk kedalam lobang memeknya namun ga sampai mentok alias tidak masuk semuanya hanya setengahnya saja dan itu pun secara tersendat-sendat.
kulihat wajah cantiknya menegang sambil menggigit bibir bawahnya, sedangkan kedua matanya sayu menatapku sambil memeluk tubuhku dengan eratnya saat batang kontolku yg sudah mengeras bergerak memasuki dan menekan-nekan liang kewanitaannya. saat itu saya sempat bertanya padanya apakah dia merasa sakit namun dia menggelengkan kepala sbg tanda dia tidak merasakan sakit, karena mungkin memeknya sudah terbiasa di obok2 ma jari tengahku namun kali ini ukurannya tiga kali lipat lebih besar.
kurang lebih 10 menitan kami ngentot di toilet itu dengan posisi berdiri saling berhadap2an sampai pada akhirnya dia bilang katanya seakan ada desakan dari dalam vaginanya yg mau keluar (kaya pengen pipis gt) dan saya suruh supaya keluarkan saja dan sambil melenguh dia menganggukkan kepalanya dan selang tak lama kemudian tubuhnya mengejang, dengan kedua tangan melingkar memeluk erat punggungku dan pinggulnya menghentak hentak kedepan yang membuat batang kontolku berdenyut denyut semakin kencang dan akhirnya menyemburkan cairan banyak di dalam lobang memeknya.
Setelah itu kami segera merapihkan pakaian seragam kami masing-masing dan keluar dari toilet secara diam-diam. itulah pengalaman pertama kami ngewe yang akhirnya membuat kami jadi ketagihan untuk melakukannya lagi dimanapun saat kami menginginkannya.
Pernah saat itu karena kami sama sama kebelet #sange, kami melakukannya di toilet belakang foodcourt - jogya dept store (waktu itu msh di lantai 2), padahal saat itu suasananya lagi ramai pengunjung, tapi kami asyik berduaan didalam toilet, waktu itu siang hari da kami masih sama2 memakai seragam sekolah, kami ngewe sambil berdiri berhadap2an dengan hanya melepaskan pakaian bagian bawah saja dan hal itu seringkali kami lakukan ditempat itu tanpa ada satupun orang yg menyadarinya.
Selain di toilet kantor telkom yang dibawah dan toilet jogya dept store, kami juga pernah melakukannya di toilet twinkle bakso yg waktu masih ada di seberang jogya, saat itu hujan gede diluar dan kebetulan ditempat itu lagi sepi maka pada kesempatan itu tanpa pikir panjang saya lngsng bergegas ke toilet dan menyuruhnya utk menyusul, dan setelah kami sama2 sudah ada didalam toilet lalu bergegas kami langsung melorotin pakaian bawah kami dan langung menyatukan kemaluan kami sampai akhirnya sama2 memuncratkan cairan mani.
Shanty sering aku bawa maen ke rumah karena kedua ortuku saat itu menerimanya dengan baik, bukan karena dia putrinya seorang jendral yg cantik dan kaya raya, namun karena dia baik hati dan tidak sombong, cuma satu aja yg kadang bikin aku pusing yaitu sifatnya yang agak sedikit keras kepala, ya aku memakluminya walaubagaimanapun juga dia butuh perhatian dan ingin di manja, karena dia ga tinggal sama orang tua.
Setiap kali dia main ke rumah, kami tak pernah melakukan persetubuhan karena kami ga diizinkan sampai berdua2an apalagi didalam kamar, kalopun kami main di studio latihan band (yang skrng sudah jd rumah di bawah) itupun harus ada orang lain atau teman, pokoknya tidak boleh berduaan, namun pada siang itu pas kami pulang ke rumah saya antarkan dulu shanty ke rumahnya untuk ganti pakaian lalu saya mengajaknya kerumahku, dan sesampainya di rumahku ternyata ortu saya lagi pada ke rumah nenek dan yang ada cuma pembantu saja, dan katanya ortu saya mungkin pulangnya sore, langsung saja saat itu juga saya ajak shanty ke bawah (studio pribadi tempat latihan yang di bawah rumah).
Sesampainya disana kami lagsung masuk keruangan dan setelah saya kunci pintu dari dalam, saya langsung menghampirinya, lalu memeluknya sambil mencium bibirnya dengan penuh nafsu, pada saat itu diluar terdengar suara petir yang menggelegar dan hal itu membuat shanty kaget lalu dia memelukku dengan sangat eratnya, sedangkan pada kesempatan itu tanpa disadarinya tangan saya sudah berhgasil mencopot tiga kancing baju kemejanya sehingga sekilas nampak kedua payudaranya yang masih padat terbungkus oleh bh warna putih.
Tak ayal lagi langsung aku masukkan tangan kananku kedalam bungkusan bh nya utk mengenggam kedua gunungnya, akhirnya aku remas2 kedua susunya secara bergantian sampai terasa mengeras sambil bibir kami tetap berciuman dengan ganasnya. kemudian bibirku mulai turun ke lehernya lalu turun lagi kebawah akhirnya bertumpu di tonjolan dadanya sambil tanganku menarik bh nya ke bawah sehingga kedua susunya keluar dari sarangnya, saat itu kulihat puting susunya sudah mengeras lalu langsung aku kulum sambil sesekali aku hisap putingnya dan hal itu membuat puting susu shanty semakin mengeras.
Akhirnya perlahan2 aku tuntun tubuhnya supaya duduk lalu kemudian mendorongnya supaya terlentang, namun ketika saya hendak mencopot kaitan celana jeans nya tiba2 shanty memegang tanganku dan bilang katanya khawatir ketahuan takut ada yang datang, tapi aku coba yakinkan sehingga akhirnya shanty pasrah disaat tanganku mulai melucuti kaitan serta resleting celana jeansnya sehingga aku bisa memelorotkan jeans serta celana dalamnya kebawah, tapi lagi2 shanty menghentikannya dan dia minta supaya ga dilepas semua katanya jadi kalo tiba2 ada yang datang bisa langsung dipakai celananya.
Tanpa banyak debat aku turuti kemauannya, aku tarik celana serta dalamannya sampai lututnya dan kini nampak didepanku garis kemaluannya yang blm ditumbuhi oleh bulu, bentuknya tembem, memerah dan udah basah, tanpa banyak pikir lagi segera aku pelorotkan celana sontog ku ke bawah sampai lutut sehingga kontolku menyembul keluar, lalu aku berangsur2 menghampirinya, sambil tanganku berusaha mendorong serta mengangkat kedua kakinya shanty sehingga terangkat ke atas, mengangkang tanganku yang satu lagi menggenggam batang kontolku yang kemudian di tempelkan tepat di belahan memeknya yg makin basah dan merekah.
Pada saat itu diluar terdengar hujan sudah mulai turun dengan derasnya, bersamaan dengan itu saya hentakan pantatku kebawah sehingga membuat kepala kontolku menyeruduk masuk kedalam lobang memeknya shanty, lalu saya tekan lagi dengan kuatnya membuat batang kontolku masuk lebih dalam lagi lalu akhirnya mentok di dasar rahimnya.
“Ouukkhhhh…sshhh aakk” shanty menjerit kecil.
“Ouggh,, sakit bukan cintaaa” tanyaku
“Nggg,, nggaa” sshh uuh" jawabnya lirih seraya menggelengkan kepala.
Tanpa membuang waktu lagi aku langsung genjot pantatku, naik turun ke atas ke bawah sehingga batang kontolku mulai keluar masuk mengocok rongga memeknya shanty yang semakin basah, selama kurang lebih menit kami ewean dengan posisi tubuh saya diatas bertumpu di celana jeans yang membalut kedua lututnya serta semakin terangkat mengangkang keatas, adapun posisi shanty saat itu dibawah dengan tubuh yang terhentak2 karena semakin cepatnya genjotanku di selangkangannya. sedangkan wajahnya semakin memerah seraya menatap ku dengan penuh gairah
dan tak henti2nya mengeluarkan suara desahan dan erangan yang lirih dan cukup keras, untungnya saat itu hujan turun dengan deras sehingga suara erangan tak terdengar keluar.
“Ssshh.. Ukhh,,,ukhh,, akhh” shanty mendesah serta mengerang kenikmatan
“Ooughh… mmhh” sebaliknya denganku merasakan betapa nikmatnya,
“Ouwwkh,, shh udaahh,, uuh,, dah"tiba2 shanty meminta utk berhenti.
"sshh kenapa cintakuu…mmh” tanyaku saat itu
“pengenn,, shhh piipisss..ukkh ukhh ahhh "jawabnya sambil terus mengerang.
"Pipisin ajaa kontolnya,, aa..yoo.. pipiss akhh” ujarku saat itu.
“Akkkhhh…Ukhh…Ukkh Akhh ssshh Ouw” Shanty pun mengerang hebat dengan tubuh mengejang
“Ouwh cintaa,, aku juga kepengan pipis enakk” kontolku terasa panas dan makin mengeras.
“Ookhh,,,ooohh jaaa.. ngan di daa,,lam sayaang” jawab shanty terbata2
“Ouughhh,,, Shhh akkkh nikmaattt nyaaa Oughhh” aku pun keluar.
Saat itu shanty memeluk pundakku seraya mengangkat pinggulnya keatas sambil menyemprotkan cairan kewanitaannya melumasi seluruh batang kontolku yang saat itu semakin cepat keluar masuk didalam lobang memeknya, dan tak lama kemudian aku pun merasakan seakan ada sesuatu yang mau muncrat dari dalam kontolku dan akhirnya tak tertahankan lagi, sempat melarangku untuk mengeluarkannya di dalam namun terlambat karena saat itu air mani ku sudah menyembur keluar membanjiri rongga memeknya, menyemprot dinding rahim di bagian memeknya yang paling dalam.
Pernah juga kami ewean di rumah temennya yang didaerah baros, saat itu aku nganter dia maen ke rumah temannya yg bernama eli, saat itu kami diem diruang depan sedangkan pada waktu itu dirumahnya eli cuma ada adik dan ibunya dan itu pun mereka diemnya diruang belakang seakan mengerti dan membiarkan kami supaya tenang berduaan di ruang depan.
Waktu itu shanty memakai pakaian kaos dan rok mini yg setiap kali dia duduk celana dalamnya sering terlihat, kontan saja bikin aku jadi sange dan awalnya dia menolak melakukan ditempat itu dengan alesan takut ketauan sama yang dirumahnya eli tapi seperti biasa saya ngotot sambil terus merayu dan mencumbunya sambil grepein kedua susu dan ngobelin memeknya sampai basah, lama kelamaan hal itu membuat shanty jadi horny dan akhirnya shanty pun pasrah dan menurut saja saat aku menyuruhnya membalikan badannya kebelakang supaya menungging.
Karena saat itu dia memakai rok mini jd tidak sulit bagiku umtuk mengentotnya dari belakang, tinggal menyingkapkan roknya ke atas punggungnya, lalu aku pelorotin celana dalamnya sampai lutut, kemudian aku keluarkan batang kontolku dari celah resleting celana panjangku setelah itu aku arahkan tepat di lobang memeknya terus aku dorong pantatku kedepan dan akhirnya batang kontolku perlahan2 menerobos masuk kedalam lobang memeknya, lalu aku genjot dari belakang, nampak batang kontolku keluar masuk mengocok lobang memeknya.
Baru saja sekitar dua menitan nampak dibatang kontolku cairan putih kental,berbusa dan ternyata itu cairan mani yang berasal dari sela2 bibir memeknya shanty yang merembes keluar, sepertinya shanty sudah orgasme, menyadari hal itu aku coba lebih fokus dan konsentrasi supaya mencapai klimaksnya, dan semenit kemudian akhirnya aku pun keluar, mendaptakan orgasme nya. kontolku berdenyut-denyut kencang sambil menyemburkan cairan mani di dalam lobang memeknya shanty, dan mungkin itu ewean tercepat yang pernah kami lakukan karena faktor sikon yang cukup menegangkan.
Hubungan kami putus nyambung namun berlangsung cukup lama sampai bertahun-tahun dan meskipun saat itu kami dalam status udahan atau sudah putus tapi kami tetap seringkali janjian buat ketemuan lalu akhirnya ewean dengan alasan melepas kerinduan dan yang lebih parah lagi pernah saat itu kami masing-masing sudah punya pacar lagi tapi tetap aja kami seringkali ketemuan cuma sebatas buat ngentot meraih kepuasan.
kami berpacaran dari semenjak dia kelas 3 smp sampai dia lulus kuliah D3 dan rasanya baru kemarin semua itu terjadi namun kini jelas semuanya sudah sirna dan takkan pernah dapat kembali karena dirinya kini telah jauh pergi meninggalkan dunia ini 8 tahun lalu tepatnya tanggal 13 february 2006.
Ku coba lari dan lupakan, menatap jauh tinggalkan angan. Tapi apa yang kerap terjadi, mimpimu hadir disini,,, ya memang Aku masih sayang padamu seperti dulu dan (seandainya kau masih hidup) kuharap kau pun tau, ingin selalu kumiliki segala rasa yang dulu pernah ada (sebelum kau meninggalkan dunia)
I Miss U dear
to : Alm.Shanty Shita Resmi
Kamis, 04 Agustus 1994
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar